Showing posts with label tekno. Show all posts
Showing posts with label tekno. Show all posts

Cara Mendapatkan Koin Pokemon Go Gratis

12:56:00 AM Add Comment

Untuk membeli sekian banyak item tertentu, pemain Pokemon Go mampu memakai duit dalam game yg dinamakan yang merupakan Pokecoin.

Biar sanggup mendapatkannya, pemain sanggup memanfaatkan duit nyata & melaksanakan transaksi lewat Google Play Store buat Android atau Apple App Store untuk IOS.

Tidak Cuma membelinya dengan akun Play Store, nyatanya pemain pula mampu mendapatkannya dengan cara cuma-cuma. Caranya ialah bersama menguasai Gym.

Satu-satunya kiat meraih Pokecoin dengan cara cuma-cuma lewat gameplay game ialah bersama merebut & mempertahankan Gym.

Caranya yakni seperti berikut ini. Jenguk suatu Gym, kemudiah bertarunglah & kalahkan penjaga Gym yang telah ada. Kamu pun dapat menguasai Gym ketika lokasi tersebut masihlah berwarna putih alias belum ada penjaganya.

Sesudah menguasai Gym selagi 21 jam, pemain dapat meraih "upah" berupa Pokecoin. Caranya dgn mengahdiri Shop dan menekan tombol pengambil duit (tunai in) berbentuk seperti perisai di sektor kanan atas.

Niantic Tombol Shop-In di menu Shop game "Pokemon Go". Jumlah Pokecoin yg didapatkan yaitu 10 koin ditambah 500 di tiap-tiap monster yang ada di Gym sewaktu 21 jam. Artinya, kalau Kamu jadi penguasa di 10 Gym, setidaknya dapat mendapati 100 PokeCoins & 5.000 Stardust.

Apa saja yg sanggup dibeli memakai Pokecoin?

Berikut list item yang mampu dibeli di Shop memakai Pokecoin.
- Poke Ball : 100 Pokecoin untuk 20 Poke Ball, 460 Pokecoin utk 100 Poke Ball, 800 Pokecoin buat 200 Poke Ball

- Incense : 80 Pokecoin buat 1 Incense, 500 Pokecoin buat 8 Incense, 1.250 Pokecoin buat 25 Incense

- Lucky Egg : 80 Pokecoin untuk 1 Lucky Egg, 500 Pokecoin utk 8 Lucky Egg, 1.250 Pokecoin utk 25 Lucky Egg

- Lure Module : 100 Pokecoin untuk 1 Lure Module & 680 Pokecoin buat 8 Lure Module

- Egg Incubator : 150 Pokecoin buat 1 Egg Incubator

- Bag Upgrade : 200 Pokecoin untuk satu item ini

- Pokemon Storage Upgrade : 200 Pokecoin buat satu item ini


Satu perihal yg mesti diingat, Pokecoin susah sekali & mahal buat didapatkan. Sebaiknya pakai Pokecoin bersama bijak.

Google Menemukan Celah Keamanan Norton dan Symantec

6:22:00 PM Add Comment
Google Menemukan Celah Keamanan Norton dan Symantec

Di dunia sekuriti dan antivirus, Symantec dan  Norton (merek milik Symantec) termasuk juga jajaran nama terkemuka yg tidak sedikit dikenal orang. Siapa sangka produk-produknya justru mengandung celah keamanan yg menciptakan customer rentan terkena serangan cyber?hal itu disampaikan oleh peneliti keamanan Tavis Ormandy dari Google. Layaknya dirangkum KompasTekno dari Engadget, Kamis (30/6/2016), beliau menemukan banyaknya kelemahan fatal di 25 product Norton dan Symantec yg mampu dieksploitasi oleh hacker.

“Kelemahan ini sanggup dipicu Cuma dgn mengrim file atau tautan via e-mail ke calon korban. File tersebut bahkan tidak butuh di buka,” catat Ormandy memaparkan salah satu celah keamanan dalam suatu menulis blog.Product yg dimaksud termasuk juga Norton Security, Norton 360, Symantec Endpoint Protection, Symanten E-mail Security, Symantec Protection Engine, Symantec Protection for SharePoint Server, dan lain-lain.

Temuan diatas yaitu bidang dari acara Project Zero Google, dimana tim keamanan raksasa internet tersebut mencari kelemahan “zero day” dalam aplikasi-aplikasi dulu memberitahukannya ke perusahaan pemilik penerapan bersangkutan.

Sang produsen software diberikan waktu 90 hari untuk memperbaiki celah keamanan yg ditemukan oleh tim keamanan Google.

Dalam elemen ini, Ormandy baru mengungkapkan kelemahan software Symantec & Norton ke publik sesudah celah-celah keamanan di dalamnya sudah sukses diperbaiki.

Bukan cuma Symantec saja yg jadi “sasaran” Ormandy, melainkan pula para produsen software sekuriti yang lain seperti Trend Micro dan McAfee.

Symantec sendiri menyebutkan sudah memperbarui produk-produknya lewat feature LiveUpdate buat menambal celah-celah keamanan seperti yg ditemukan Ormandy, termasuk juga seluruh product Norton.

sekian banyak product Symantec Enterprise memerlukan up-date dengan cara manual. Langkah-langkahnya sanggup diliat di tautan berikut.

Telkomsel Mengaku Tidak Dilibatkan dalam Revisi PP Telekomunikasi

5:51:00 PM 1 Comment
Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah.
Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah.
Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah akhirnya menanggapi isu-isu yang beredar belakangan ini, terutama menyangkut tudingan Telkomsel yang dianggap hendak membatalkan revisi dua regulasi tentang Telekomunikasi.

Regulasi yang dimaksud adalah PP No 52 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan PP No 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit dan rencana Peraturan Menteri Komunikasi.

Menurut Ririek, pihaknya justru tidak tahu jika revisi PP tersebut sudah ada di meja Presiden RI, Joko Widodo dan siap untuk ditandatangani.

"Justru kami (Telkomsel) tahunya malah dari media, katanya sudah di meja presiden dan siap tanda tangan," ujar Ririek di sela acara buka puasa bersama di kantor Telkomsel di Jakarta, Senin (28/6/2016).

Apa saja revisi yang tercantum di dalamnya, Ririek juga mengaku tidak tahu menahu, sebab selama ini Ririek merasa Telkomsel tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan revisi PP tersebut. 

Bahwa Peraturan Pemerintah yang di dalamnya mengatur tentang network sharing dan interkoneksi itu akan direvisi, Telkomsel memang mengetahuinya. Namun saat proses berjalan, mereka mengaku tidak mengetahui sampai di mana pembahasan revisi PP tersebut.

"Tahu-tahu dari media sudah ada di meja Presiden saja," kata Ririek.

Pada umumnya, revisi suatu PP melibatkan para stakeholder yang terlibat di dalamnya, dan terdapat uji materi publik, dimana semua bisa melihat revisi apa saja yang dibuat, serta memberikan tanggapan dan masukan. 

Sebelumnya, Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati juga telah menyampaikan bantahan Telkomsel yang disebut ingin membatalkan dua regulasi tentang telekomunikasi.
Menurut wanita yang akrab disapa Dita itu, Telkomsel dalam menjalankan bisnisnya selalu berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan patuh pada ketentuan yang berlaku.

"Terkait dengan hal tersebut (tudingan upaya penggagalan revisi PP), tentunya Telkomsel tidak berupaya melakukan intervensi terhadap regulasi atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah," kata Dita.

"Regulasi merupakan domain pemerintah dan Telkomsel sangat  menghormati proses pembuatan regulasi dan kebijakan tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, sumber dalam industri telekomunikasi mengatakan bahwa Telkomsel dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berencana menghalangi revisi regulasi yang mengatur tentang biaya interkoneksi dan berbagi jaringan aktif (network sharing).

Sumber yang tidak bersedia disebut namanya itu, kepada Kompas.com, mengatakan, "Peraturan itu dilobi habis-habisan supaya tidak ditandatangani."

Jika PP tersebut berhasil direvisi, maka operator-operator lain seperti Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison Three, Smartfren bisa menggunakan infrastruktur yang telah dibangun oleh Telkom dan Telkomsel dalam menyelenggarakan jaringan di suatu daerah, tanpa harus membangun infrastruktur sendiri.

PT Telkom juga selama ini disebut mempersulit operator lain berkembang di luar Pulau Jawa, sebab tidak bersedia meminjamkan infrastrukturnya untukoperator lain, kecuali untuk anak usahanya Telkomsel. 
 
Kondisi inilah yang kemudian berkembang menjadi isu praktik monopoli Telkomsel di luar Pulau Jawa, seperti yang dikatakan oleh CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.

Dipaksa Upgrade Windows 10, Perempuan ini Tuntut Ganti Rugi 130 Juta Rupiah

4:49:00 PM Add Comment
Tak semua orang suka dengan cara Microsoft “memaksa” pengguna upgrade ke Windows 10. Seorang wanita bahkan melayangkan gugatan hukum kepada Microsoft dan menuntut ganti rugi senilai 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 132 juta.

Pasalnya, seperti dirangkum KompasTekno dari Seattle Times, Selasa (28/6/2016), komputer wanita bernama Teri Goldstein itu suatu ketika melakukan upgrade otomatis ke Windows 10 secara mendadak, tanpa sepengetahuan dia.
Start Menu Windows 10
Start Menu Windows 10
“Saya tak pernah dengar soal Windows 10,” kata Goldstein. “Tak ada yang menanyakan apakah saya ingin melakukan update.”

Sudah begitu, proses upgrade gagal pula. Gara-gara itu komputernya berubah jadi lemot, sering crash, dan tak bisa dipakai selama berhari-hari. Padahal, komputer tersebut dipakai dalam pekerjaan Goldstein di sebuah agen perjalaanan. 

Setelah layanan pelanggan Microsoft tak bisa memberikan solusi, Goldstein yang kesal pun memperkarakan peristiwa ini dan menuntut kompensasi seperti disebutkan di atas, untuk ganti rugi penghasilan yang dilang dan ongkos membeli komputer baru.

Pengadilan mengabulkan tuntutan Goldstein. Wanita tersebut berhasil mendapatkan uang setelah Microsoft membatalkan rencana untuk melakukan banding.

Kasus yang dialami Goldstein merupakan contoh ekstrim dari akibat perbuatan Microsoft memaksa pengguna Windows lawas melakukan upgrade ke Windows 10.

Raksasa software ini banyak dikritik karena melancarkan notifikasi lewat prompt yang banyak menjebak pengguna sehingga terpaksa melakukan upgrade. 

Microsoft sendiri menolak jika dibilang “memaksa” pengguna bermigrasi ke Windows 10 karena masih memberikan pilihan, termasuk opsi untuk roll back ke OS versi sebelumnya apabila tak menyukai Windows 10.

Microsoft menyediakan Windows 10 sebagai opsi upgrade gratis untuk para pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 sampai tanggal 29 Juli mendatang.

Handphone 3G Android Termurah didunia Siap Dipasarkan

4:37:00 PM Add Comment
Handphone 3G Android Termurah didunia Siap Dipasarkan
Smartphone bertajuk Freedom 251 seharga 4 dollar AS atau Rp 54.000-an.
Smartphone Android termurah di dunia segera dipasarkan pada 30 Juni mendatang. Bertajuk Freedom 251, ponsel seharga 4 dollar AS atau sekitar Rp 54.000 ini dibuat oleh Ringing Bell yang merupakan startup asal India. 

Meski harganya lebih kurang sama dengan secangkir kopi di kedai kopi ternama, ponsel 3G ini menyisipkan spesifikasi yang lumayan menjawab kebutuhan masyarakat modern.


Untuk membidik foto, pengguna bisa memanfaatkan kamera utama 8 megapiksel. Ada juga kamera depan 3,2 megapiksel bagi para pecintaselfie, sebagaimana dilaporkan TheNextWeb dan dihimpunKompasTekno, Senin (27/6/2016).

Freedom 251 mengusung layar berukuran 4 inci dan memiliki slot dual kartu SIM. Otaknya disokong prosesor quad-core berkecepatan 1,3 GHz yang dipadankan dengan RAM 1GB dan memori internal 8GB. 

Untuk baterai, ponsel low-end ini memercayakan pada batu daya berkapasitas 1800 mAH. Sistem operasinya bertumpu pada Android Lollipop 5.1. 

Menurut pendiri sekaligus CEO Ringing Bells Mohit Goel, Freedom 251 tak dibuat untuk mendompleng keuntungan besar-besaran bagi perusahaan. Tiap penjualan satu unit, Ringing Bells berpotensi kehilangan duit 140 Rs hingga 150 RS (Rp 457.000 hingga Rp 490.000).

Goel mengatakan Freedom 251 diciptakan terutama bagi masyarakat India di daerah pedalaman. Ke depan, ia mengharapkan keuntungan didapat dari volume penjualan yang besar. 

"Kami akan rugi, tapi saya senang karena mimpi mengoneksikan masyarakat kelas bawah di India bisa terpenuhi," ia menjelaskan. 

Belum jelas apakah Freedom 251 nantinya bakal dipasarkan secara global atau tidak.

Diajak Lawan Telkomsel, Ini Tanggapan Tri

4:31:00 PM Add Comment
Diajak Lawan Telkomsel, Ini Tanggapan Tri
Vice President Director Hutshison Tri Indonesia, Danny Buldansyah saat menghadiri Indonesia LTE Conference 2016 di Jakarta, Rabu (18/5/2016)
Vice President Director Hutchison Three Indonesia (Tri) Danny Buldansyah menolak jika harus “berperang” melawan dominasi Telkomsel di luar Pulau Jawa. Menurutnya lebih baik membenahi internal dan menyerahkan urusan dominasi itu pada regulator.

“Yang paling penting efisiensi biaya dulu. Kami tidak protes, tapi mengingatkan pemerintah agar disikapi (soal) dominasi luar Jawa oleh satu operator,” ujarnya saat dihubungi KompasTekno, Jumat (24/6/2016).


“Banyak hal yang bisa dilakukan di dalam (internal operator) sebelum berperang dengan orang lain,” imbuhnya.

Dalam menghadapi hal ini, pemerintah diharapkan bertindak membuat regulasi yang seimbang. Regulasi itu juga harus bisa mendorong operator lain yang relatif kecil untuk bisa tumbuh.

Misalnya bisa saja mendorong soal network sharing, konsep yang digadang-gadang membuat belanja modal dalam hal jaringan menjadi lebih murah. Atau membuat perusahaan over the top (OTT) memakai server yang ada di Indonesia sehingga biaya akses yang dikeluarkan oleh penyedian layanan internet jadi lebih kecil.

“Menurut saya, operator dominan tidak perlu ditindak. Tindakan yang diperlukan adalah menciptakan regulasi yang mendorong operator yang relatif kecil, sehingga bisa berkembang dan tumbuh secara sehat,” terang Danny.

“(Wujudnya) bisa network sharing, bisa biaya permit (perizinan) yg diturunkan, atau soal biaya sewa infrastruktur pendukung,” pungkasnya.

Protes dominasi Telkomsel

Sebelumnya, Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexander Rusli mengajukan protes terkait dominasi Telkomsel di luar Jawa. Selain itu dia juga merasa Telkom, sebagai salah satu pemilik jaringan backbonedi luar Jawa, cenderung menganakemaskan Telkomsel.

Alex kemudian menghimbau operator lain, yakni yakni XL Axiata, Hutchison Three (Tri), dan Smartfren Telecom agar tidak bungkam dan turut bicara soal dominasi tersebut.

“(Operator seluler lain) Jangan takut, ngomong apa adanya saja. Kan kepentingan kita sama, jangan ngedumel di belakang layar saja,” ujar pria yang kerap disapa Alex ini kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Selasa lalu.

Pasalnya, pangsa pasar Telkomsel di luar Jawa diperkirakan sudah lebih dari 80 persen. Angka itu jauh di atas batas ketentuan undang-undang persaingan usaha yang sebesar 50 persen.

Jika dominasi itu semakin besar, katakanlah 90 persen, maka Telkomsel sudah tak terbendung dan bisa saja naik ke 100 persen. Saat hal ini terjadi, menurut Alex, masyarakat di luar Jawa tak akan punya pilihan operator lain.

“Kalau mereka sudah 100 persen, akan sulit bagi kami untuk berkompetisi. Ini seperti kembali ke zaman (monopoli) Telkom untuk telepon fixed line nasional lagi,” keluhnya.

Bukan cuma dominasi

Masalah antara Telkomsel dan Indosat sendiri bukan cuma soal dominasi. Keduanya juga berselisih pendapat mengenai aturan penurunan tarif interkoneksi dan network sharing. Telkomsel menolak, sedangkan Indosat mendukung perwujudan aturan tersebut.

Biaya interkoneksi sendiri adalah komponen yang dikeluarkan operator untuk melakukan panggilan lintas jaringan. Biaya merupakan salah satu komponen yang menentukan besaran tarif ritel.

Sedangkan network sharing adalah konsep mengenai satu perangkat jaringan aktif yang digunakan oleh beberapa operator berbeda. Konsep demikian dinilai bisa membantu memangkas biaya pembangunan jaringan sekaligus mempercepat proses pembangunannya.

Rencananya Kementerian Komunikasi dan Informatika berniat mengatur soal penurunan tarif interkoneksi ini dalam peraturan menteri. Sedangkan network sharing rencananya dimasukkan dalam penyesuaian Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit.

Sumber dalam industri telekomunikasi yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa Telkom dan Telkomsel berusaha menjegal agar revisi aturan tersebut dibatalkan.

"Peraturan itu dilobi habis-habisan supaya tidak ditandatangani,” ujar sumber itu.

WhatsApp akan Miliki Kemampuan "Video Calling"?

4:22:00 PM Add Comment
WhatsApp uji coba kemampuan video calling
Setelah merilis kemampuan panggilan suara (voice calling) awal tahun ini, WhatsApp disinyalir sedang menguji coba fitur panggilan video (video calling).
Langkah itu dinilai sebagai usaha menyaingi Viber dan Skype. Jika benar, WhatsApp tak lagi sekadar layanan "instant messaging"melainkan "multimedia messaging".
Dilansir KompasTekno, Rabu (23/12/2015) dari DigitalTrends, uji cobavideo calling pertama kali diungkap blogger Jerman.
Ia mengunggah hasil pemindaian (screenshot) fitur video calling beta ke blog personalnya. Pada screenshot, video calling WhatsApp tampak jernih dan antarmukanya mirip Facebook Messenger.
Beberapa orang memprediksi fitur tersebut bakal diluncurkan resmi dalam beberapa minggu ke depan. Pengguna iOS diperkirakan lebih dulu menikmati fitur tersebut.
Sebab, screenshot diambil dari aplikasi WhatsApp 2.12.16.2 versi iOS. Sejauh ini belum ada pengguna Android yang mengumbar uji coba fiturvideo calling WhatsApp.
Bocoran lain menyebut pembaruan WhatsApp juga memasukkan kemampuan tab multiple-chat. Pengguna bisa mengobrol maya dengan banyak orang tanpa harus menutup satu ruang chat untuk beralih ke ruang chat lain.
Desain bernuansa hijau ala WhatsApp juga digosipkan akan berubah. Belum ada konfirmasi resmi dari WhatsApp terkait isu-isu yang beredar.

Telkomsel Discount iPhone & Samsung sampai 3 Juta Rupiah

11:08:00 PM Add Comment
Telkomsel Diskon iPhone dan Samsung hingga Rp 3 Juta
Samsun dan iPhone
Ponsel dan tablet 4G dari berbagai merek ternama seperti iPhone, Samsung, Sony, LG, Asus, Lenovo, Huawei, dan HTC dapat potongan harga hingga Rp 3 juta di beberapa kota di Indonesia.

Syaratnya, pembelian dilakukan dengan paket bundling dari operator Telkomsel yang disediakan di gelaran Ramadhan Fair 2016.

Seluruh perangkat tersebut bisa diperoleh dengan harga mulai dari Rp 1 jutaan, sudah termasuk gratis internet dengan paket TAU (Telkomsel Android Unite) yang memberikan bonus kuota 10 GB per bulan.
Pembeli paket bundling smartphone 4G dan tablet 4G juga bisa memperoleh cashback hingga Rp 1 juta, cukup dengan menukarkan Telkomsel Poin.

Selain itu, pelanggan juga bisa menikmati bonus kuota data hingga 10 GB hanya dengan menukar kartu SIM lama dengan kartu SIM 4G secara gratis di lokasi.

Adapun Promo Ramadhan Fair Telkomsel digelar pada tanggal 24-26 Juni 2016 di Basko Mall (Padang), Botani Square (Bogor), Gandaria City (Jakarta), Trans Studio Mall (Bandung), Malang Town Square (Malang), Mall Ratu Indah (Makassar), dan Duta Mall (Banjarmasin).

Pelanggan dan masyarakat yang datang saat Ramadhan Fair 2016 di Gandaria City Jakarta dan Summarecon Mall Serpong Tangerang berkesempatan menikmati parkir mobil gratis di lokasi selama dua jam dengan cara mengunduh aplikasi "Parkirin" di Play Store atau App Store.

Senior Vice President Consumer Marketing Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, ”Ramadhan Fair merupakan upaya kami untuk mengapresiasi pelanggan atas kepercayaan dalam memilih produk dan layanan Telkomsel, sekaligus memberikan penawaran seru berupa update layanan digital, harga khusus, hiburan, dan hadiah spesial di bulan Ramadhan.

"Melalui event ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan pelanggan, sekaligus memberikan layanan terbaik di bulan penuh berkah ini,” terang Ririn dalam keterangan tertulis yang diterimaKompasTekno, Senin (20/6/2016).

Promo lain yang ditawarkan Telkomsel di Ramadhan Fair 2016 antara lain adalah voucher belanja Rp 100.000 di Blanja.com bagi yang telah mengunduh aplikasi MyTelkomsel.

Pengunjung Ramadhan Fair 2016 yang mengunduh aplikasi Hooq juga berkesempatan menikmati gratis berlangganan paket Simpati Entertainment untuk menyaksikan ribuan film dari berbagai genre selama satu bulan.

Source : http://tekno.kompas.com/

Ini Alasan Indosat Bikin Promosi yang Singgung Telkomsel

11:01:00 PM Add Comment
Ini Alasan Indosat Bikin Promosi yang Singgung Telkomsel
Spanduk Yang Berisikan Singgungan ke telkomsel
Indosat Ooredoo menjelaskan alasan perusahaan mengeluarkan program telepon tarif Rp 1 per detik di luar Pulau Jawa. Program ini kemudian memicu kontroversi, karena yang spanduk dan posternya secara langsung menyinggung operator selulerTelkomsel.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman, kegiatan tersebut adalah bagian dari program edukasi dan testimoni pelanggan yang dilakukan Indosat luar Pulau Jawa.

"Perlu kami sampaikan bahwa program tarif ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan terhadap pelanggan operator di luar Jawa yang mengatakan tarif telepon mahal dan mereka tidak memiliki pilihan (operator) lain," ujar Deva dalam keterangan tertulis yang diterimaKompasTekno, Senin (20/6/2016).

Menurut Deva, saat ini lebih dari 80 persen pasar di luar pulau Jawa hanya dikuasai oleh satu pemain dominan dunia telekomunikasi.

Indosat, menurut Deva, prihatin dengan dinamika pasar di luar pulau Jawa yang tidak berkembang dan terjadi situasi monopolistik di pasar. Indosat pun meminta pemerintah menegakkan regulasi terkait persaingan yang menurut mereka tidak sehat itu.

"Oleh karena itu Indosat Ooredoo berupaya masuk pasar luar Pulau Jawa dengan menerapkan tarif Rp 1/detik," kata Deva.

Sebelumnya, foto-foto spanduk promosi operator seluler Indosat Ooredoo ramai menjadi perbincangan di media sosial sejak Kamis (16/6/2016) lalu.
Pasalnya, dalam foto tersebut, operator yang khas dengan warna kuning itu kini secara terang-terangan menyindir tarif telepon Telkomsel.

Dalam foto itu, di salah satu spanduk tertulis, "Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/detik, Telkomsel? Gak mungkin." Poster lain berisi tulisan, "Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1/detik."

"Terkait testimoni yang spesifik menyebut nama operator lain telah kami tarik," pungkas Deva.

Baca: Disindir Indosat Bertarif Mahal Lewat Iklan, Ini Jawaban Telkomsel

Giliran Telkomsel Di Panggil BRTI, dan ini Hasilnya

10:48:00 PM Add Comment
Telkomsel Dapat Giliran Dipanggil BRTI, Ini Hasilnya

Setelah bertemu dengan pihak Indosat Ooredoo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) hari ini, Selasa (21/6/2016), memanggil operator seluler Telkomsel. Pemanggilan ini terkait aktivitas promosi dan tudingan monopoli yang dilontarkan pihak Indosat.

Dalam pertemuan dengan BRTI tersebut, Telkomsel menyatakan bahwa hal-hal yang diadukan oleh Indosat Ooredoo bahwa Telkomsel menggunakan posisi dominannya untuk melakukan perbuatan anti-kompetisi adalah tidak benar.

"Telkomsel berharap semestinya jika ada permasalahan dapat didiskusikan antar-operator, sehingga tidak perlu sampai ke regulator dan media massa," ujar Anggota Bidang Hukum BRTI I Ketut Prihadi Kresna kepada KompasTekno, Selasa.

BRTI pun akan menyampaikan detail pengaduan Indosat Ooredoo kepada Telkomsel untuk dapat dijawab secara tertulis. Seperti diketahui, pada pertemuan kemarin, Indosat Ooredoo diminta mengajukan protes resmi terkait tudingan monopoli Telkomsel.

Telkomsel kemudian juga akan dimintai jawaban tertulis yang disampaikan ke Indosat Ooredoo melalui BRTI.

"Setelah menerima jawaban tertulis dari Telkomsel, BRTI akan mengundang pihak Indosat dan Telkomsel secara bersama untuk dapat menemukan kesepakatan penyelesaiannya," kata Ketut. 

Baca Juga : Senin, BRTI Panggil Indosat Terkait Iklan Sindir Telkomsel

BRTI pun menghimbau kepada Telkomsel dan Indosat Ooredoo agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik melalui mekanisme dan mediasi BRTI, sehingga tidak perlu membuat pernyataan-pernyataan di media yang dapat memperkeruh suasana.

"Apalagi mengingat saat ini adalah bulan baik (Ramadan)," imbuh Ketut.

Iklan sindir Telkomsel

Pekan lalu, media sosial ramai dengan beberapa foto yang memperlihatkan sekelompok orang mengusung atribut iklan Indosat yang menyinggung Telkomsel.

Hal yang jadi masalah, dalam gambar tersebut, tampak spanduk dan poster berisi kalimat yang menyerang tarif operator seluler lain, yaitu Telkomsel.

Indosat berdalih promosi itu dilakukan karena operator seluler Telkomsel terlalu dominan di luar Pulau Jawa, dan dianggap melakukan praktik monopoli.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, 80 persen pasar di luar Pulau Jawa dikuasai oleh satu pemain. Indosat pun prihatin dan meminta pemerintah menegakkan regulasi terkait.

"Oleh karena itu Indosat Ooredoo berupaya masuk pasar luar Pulau Jawa dengan menerapkan tarif Rp 1/detik," kata Deva.

Badan Cyber Nasional Batal Dibentuk

7:07:00 PM Add Comment
Badan Cyber Nasional Batal Dibentuk

Pemerintah batal membentuk Badan Cyber Nasional. Alasannya adalah demi penghematan anggaran. 

Hal ini diputuskan dalam rapat mengenai Badan Cyber Nasional di Kantor Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan di Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Sebagai gantinya, tugas lembaga ini dialihkan ke lembaga yang sudah ada, yakni Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

"Kalau pembentukan badan baru kita sedang moratorium pembentukan badan, sehingga kita mencari lembaga mana yang memiliki kemampuan, fasilitas, SDM yang bisa diberikan tugas juga menangani masalah cyber," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi usai rapat.

"Dari hasil rapat itu, Lemsaneg (yang ditunjuk)," imbuh Yuddy.

Sinergi dengan Kemenkominfo

Yuddy mengatakan, nantinya akan ada revitalisasi fungsi, tugas dan kewenangan Lemsaneg. Lemsaneg juga akan dibantu oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menangani kejahatan cyber di dunia maya.

"Akan ada satu fungsi Dirjen Kemenkominfo yang menangani aplikasi teknologi yang harus dileburkan. Jadi lebih efisien," kata Yuddy.

Yudy menekankan bahwa keberadaan lembaga yang menangani kejahatan cyber sangat penting. Oleh karena itu, pengajian mengenai hal ini akan diselesaikan dalam waktu dekat.

"Masalah cyber security ini sudah menjadi tren dunia yang harus dimililiki pemerintah untuk melindungi sumber-sumber informasi dan data digital yang dimiliki oleh pemerintah dan publik," kata dia.

Bluetooth 5 Menyambut Era "Internet of Things"

5:18:00 PM Add Comment
Bluetooth 5 Menyambut Era "Internet of Things"
Bluetooth 5
Bluetooth Special Interest Group (SIG) mengumumkan ketersediaan teknologi konektivitas terbarunya, Bluetooth 5 pada akhir 2016 atau awal 2017 mendatang.

Dikutip KompasTekno dari Business Wire, Jumat (17/6/2016), standar teknologi Bluetooth terbaru itu akan memiliki jangkauan empat kali lebih luas, kecepatan dua kali lipat, serta peningkatan kapasitas data hingga 800 persen dibandingkan standar Bluetooth saat ini.

"Bluetooth 5 akan mengubah pengalaman orang di era internet of things (IoT), dengan membuat peranti sekitar makin mudah terhubung," ujar Mark Powell, Executive Director of the Bluetooth SIG.

Meningkatnya jangkauan operasi Bluetooth akan memungkinkan koneksi dengan produk-produk IoT yang ada di dinding rumah-rumah masa depan. 

Sementara peningkatan data transfer bisa mendukung perpindahan data dan update software yang lebih cepat pula.

Karena bisa memancarkan paket informasi yang lebih banyak, Bluetooth 5 akan membuat layanan pemancar, pengenal lokasi, dan koneksi nirkabel lainnya lebih relevan untuk produk-produk iOT.

Saat ini, diperkirakan ada 8,2 miliar produk dengan konektivitas Bluetooth di seluruh dunia. Dengan dikenalkannya Bluetooht 5, maka teknologi itu diproyeksikan akan dipakai oleh sepertiga perangkat IoT pada 2020 mendatang.

Orang Indonesia Belum Maksimalkan Situs Pencari Kerja

3:11:00 PM Add Comment
Orang Indonesia Belum Maksimalkan Situs Pencari Kerja
Survei Jobplanet mengenai sumber informasi lowongan pekerjaan
Survei yang dilakukan Jobplanet mengungkap bahwa orang Indonesia belum memaksimalkan situs pencari pekerjaan untuk mencari lowongan, sebagian besar masih mengandalkan informasi mulut ke mulut.

Jobplanet, yang merupakan situs penyedia informasi seputar dunia kerja, melakukan survei tersebut terhadap 31.500 orang responden selama Januari hingga Mei 2016. Responden adalah orang-orang yang terdaftar sebagai pengguna situs ini.

Hasilnya, seperti disampaikan dalam keterangan resmi yang diterimaKompasTekno, Minggu (19/6/2016), sebanyak 30,33 persen responden diketahui mengandalkan informasi langsung dari teman yang menjadi karyawan perusahaan sebagai referensi mencari pekerjaan.

Selain itu 24,94 persen memanfaatkan iklan, 13,06 persen memanfaatkan situs resmi perusahaan, 10,55 persen memanfaatkan informasi dari kampus atau universitas dan 2,5 persen memanfaatkan headhunter.

Sisanya, sebanyak 18,62 persen responden mengaku mendapat informasi lowongan kerja dari bermacam sumber, antara lain berupa beasiswa dengan ikatan kerja serta jaringan pertemanan.

“Hanya 2,5 persen saja yang memanfaatkan headhunter. Hal ini dapat dimaklumi karena target headhunter pada umumnya adalah para profesional yang memiliki pengalaman dan kompetensi khusus untuk menempati posisi manajerial atau posisi yang lebih tinggi di perusahaan,” ujar Chief Product Officer di Jobplanet Indonesia, Kemas Antonius,

Sekadar diketahui, perusahaan yang melakukan survei tersebut selama ini dikenal menyediakan platform atau forum berisi informasi seputar perusahaan, yang meliputi Review tentang perusahaan, informasi gaji, dan kisi-kisi pertanyaan wawancara.

Jobplanet baru-baru ini juga menambah fitur baru berupa informasi lowongan pekerjaan di situsnya.

Senin, BRTI Panggil Indosat Terkait Iklan Sindir Telkomsel

2:08:00 AM Add Comment
Senin, BRTI Panggil Indosat Terkait Iklan Sindir Telkomsel
Spanduk Indosat Ooredoo dalam kegiatannya yang menyindir Telkomsel.
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan memanggil Indosat untuk meminta penjelasan terkait spanduk yang terang-terangan menyindir tarif operator lain, Telkomsel.

Anggota BRTI Bidang Hukum, I Ketut Prihadi Kresna berpendapat bahwa spanduk tersebut tidak etis untuk digunakan. Alasannya adalah isinya yang menjatuhkan pihak lain dan menyebut nama pihak tersebut.

Langkah selanjutnya, BRTI akan memanggil dan mendengarkan penjelasan Indosat terkait pemakaian spanduk seperti itu. Selain itu, BRTI juga berniat untuk mengundang Telkomsel untuk turut hadir.

“Jika hal ini benar iklan, seharusnya Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) bisa menegur atau menghimbau si pembuat iklan. Intinya, jika hal tadi adalah iklan, maka iklan tidak etis jika berusaha menjatuhkan kompetitornya, apalagi dengan menyebut nama pesaingnya langsung,” terang Ketut saat dihubungi KompasTekno, Jumat (17/6/2016).

“Nanti Senin pagi kami akan undang Indosat. Secara formal kami akan dengarkan Indosat dahulu. Setelah itu besar kemungkinan Telkomsel akan kita undang juga, dan tidak tertutup kemungkinan seluruh operator seluler nantinya akan kami undang,” imbuhnya.

Sebelumnya, foto-foto berisi spanduk promosi Indosat ramai jadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, dalam spanduk tersebut operator yang identik dengan warna kuning itu terang-terangan menyindir tarif Telkomsel.

"Jadi sekarang boleh advertising pake nyebut merek kompetitor yah?" tulis salah satu netizen di Facebook.

Dalam foto yang tersebar luas itu, salah satu spanduk bertuliskan “Cuma IM3 Ooredoo nelpon Rp 1/detik. Telkomsel? Gak mungkin.” Ada juga poster lain yang tertulis “Saya sudah buktikan nelpon ke Telkomsel Rp 1 /detik.